Jumat, 15 Januari 2010

DIBALIK PENGORBNAN....

BUTUH PENGORBANAN

Kalau kamu ingin mendapatkan berkat, butuh pengorbanan
Untuk slalu hidup dengan Allah membutuhkan pengorbanan, mengapa kita tidak mau berkorban untuk Allah? Bapa kita aja telah berkorban untuk kita, Allah rela mengaruniakan Ana-Nya yang Tunggal untuk kita, dan Tuhan Yesus berkorban mati di kayu salib demi kita.
Sering kali kita cuek atau tidak mau tau terhada Allah, terhadap Firman-Nya, berkat-Nya, bahkan pengorbanan-Nya. Didalam hidup kita keseharian-Nya seing kita sering melupakan Tuhan dan kita tidak mau berkorban untuk Dia. Kita sering membuat alasan yang tidak penting dan alasan yang tidak masuk akal. Contohnya kita sering tidak masuk gereja pada hal kia tidaknpunya urusan penting yang mengharuskan kita utnuk tidak kegereja, dan sering kali kita membuat alasan yang tidak berguna untuk tidak masuk gereja. Seperti, kalau gereja kita jauh dari tempat kiata, kita itu mau kegerja kalau kita ada uang sebagai ongkos kita untuk kegerja, , bagaimana kalau ga ada uang?? atau kalau kita punya motor ternyata rusak dan uang kita juga ga ada, Mau ga kita berjalan kaki kegereja??? Mau ga berkorban untuk Tuhan???? Coba bayangkan Cuma hal seperti tiu aja kita sering tidak mau gereja, kita tidak mau berkoraban untuk Tuhan..
Teringat dulu waktu aku dikampung, sebelum punya motor, belum ada mobil atau angkot yang lewat untuk ngangkut orang. Tetapi disana orang tua, bahkan yang sudah tua pun, uda nenek-nenek atau kakek-kakek masih mau berkorban demi Tuhan. Disana rela berjalan kaki mau kegeraja dan sepulang gereja.
Dikampungku aku sering melihat setiap hari minggu ada nenek yang sudah tua, bahkan nenek itu udah bungkuk. Kalau kita lihat tidak memungkinkan ;agi nenek itu bisa berjalan kaki kira-kira 4 km dari rumahnya kegereja. Dan sehabis pulang gereja nenek itu juga harus berjalan kaki. Jadi kalau hari minggu nenek it berjalan kaki kira-kira 7-8 km. Tapi meski demikian nenek itu tidak pernah merasa lelah untuk Tuhan, nenek itu mau berkorban untuk Tuhan. Dibalik itu semua Tuhan memberi kesehatan kepada nenek itu.
Pertanyaannya adalah sudh seberapa besar kamu berkorban kepada Allah….? Sudah sejauh mana kamu setia kepada-Nya…?
Sesungguhnya semakin bnayak kamu berkorban untuk Tuhan , maka Tuhan juga akan semakin banyak berkorban untuk kamu, atau semakain banyak berkat yang datang untuk kamu.
Satu hal yang perlu kita tau bahwa dibalik pengorbanan ada Love. Ada cinta yang menanti kita dibalik pengorbanan kita itu.

By : A. Donal Lumban Gaol

05 january 2010

Jumat, 25 Desember 2009

Menyikapi Kehidupan di Zaman Sekarang


Menyikapi Kehidupan Yang Serba Teknologi dan yang E-life

Kehidupan sekarnag ini tidak terlepas dari yang nama kehidupan yang elektronik (e-live)... Semua kehidupan di era Globalisasi ini melibatkan teknologi...
Namun yang menjadi pertanyaan buat kita adalah bagaimana kita menyikapai kehidupan yang serba teknologi dan  elektronik ini. Di ere sekarang ini semua orang harus bisa memperlihatkan ketrampilan dan kemampuannya untuk bisa bertahan dan berdiri, atau zaman sekarang ini kita harus dipaksa untuk bersaing agar bisa mengikuti perkembangan dan setiap perubahan yang terjadi.
Memang bagus dalam kehidupan ini melibatkan teknologi dan kehidupan yang e-life (electronic life) untuk memudahkan kita untuk  melakukan segala kegiatan atau pekerjaan kita. namun diballik itu semua semakin banyak orang yang pengangguran dan semakin  banyak kemiskinan. Tentu dengan kehidupan yang serba teknologi ini lapangan pekerjaan semakin berkurang sehingga kemiskinan juga semakin marak.
Banyak hal-hal negatif yang terjadi dalam kehidupan sekarnag ini, akibat berkurangnya lapangan pekerjaan pengangguran semakin bnyak, pada hal jumlah penduduk semakin banyak sehingga kejahatan juga semakin banyak dan tidak terkontrol. Keselamatn bumi pun juga tidak dijaga, karena Teknologi pemanasan global terjadi, sampah berserakan dimana-mana, penebangan hutan yang tidak terkendali.
Tanah untuk Lahan pertanian semakin lama semakin berkurang, satu hal yang kita ketahui kita hidup dari hasil pertanian, bahkan orang-orang yang  besar dan orang-orang yang terkenal pun tidak mungkin bisa hidup kalau bukan dari hasil pertanian. Kalao keadaan sudah seperti ini suatau saat akan terjadi kekurangan makanan atau busung lapar akan melanda dunia ini kalau tidak diperhatikan keselamatan bumi ini. Meskipun semua orang dimuka bumi ini menguasai teknologi, tapai kalau tidak diperhatikan keselatan bumi ini tidak ada gunanya, Emang bisa orang-orang yang menguasai teknologi makan tanpa hasil dari bumi ini yaitu makanan…..
Semua hal tersebut terjadi karena perkembangan Teknologi yang sangat cepat… Jadi kita semua harus memperhatikan masa depan  bumi ini… Lantas apa yang mau kamu perbuat untuk hal tersebut?? Tanya diri masing-masing..

By : A. Donal Marbun Lbn Gaol